30 Juni 2020 | Dilihat: 522 Kali
Operasional Tim Covid-19 RSUD Mokopido Tolitoli Belum Terbayar
noeh21


Tolitoli, infoaktual.id --Direktur RSUD Mokopido Tolitoli, dr.H.Danial ketika dikonfirmasi, senin (29/6) membenarkan Tim Covid-19 institusinya belum mendapat anggaran operasional.

"Benar, Tim Covid kami belum dapat anggarannya, karena belum dibayarkan. Semua persyaratan untuk pembayaran harus diperiksa Tim APIP dari Inspektorat. Kita masukan data, mereka klarifikasi semua yang mutlak untuk dibayarkan. Sekarang sudah tahapan berkas," ujar dr.H.Danial

Dikatakan dr Danial, semua proses pembayaran ada aturannya. Semua berposes setelah ada review APIP ,hasilnya kemudian diserahkan ke pihak BNPB. Untuk APBN harus melewati Menkes, sementara untuk operasional dibayarkan lewat APBD.

"Untuk ke Menkes, jalurnya panjang. Kan berkas sudah kita siapkan semua.Yang kita tagih ke daerah adalah operasional. Persyaratan yang diisyaratkan sudah kita masukan semua. Untuk membayar, harus direview APIP yang mengatakan wajar bayar atau berapa banyak yang harus dibayar. Karena mereka butuh data. Semua sudah kita masukan ke Tim APIP. Kita tinggal tunggu keputusan hasil review diserahkan ke BNPB nantinya." ujarnya.

Informasi diperoleh Media ini dari Direktur RSUD Mokopido,Tim Covid-19 yang ada dibagi menjadi tiga. Setiap Tim  berjumlah 10 orang personil. Hingga medio akhir juni, sudah dua Tim yang bekerja sesuai siklus pelayanan pasien.

"Tim 1 sudah selesai, sekarang Tim 2 yang bekerja. Sesuai aturan 14 hari, tetapi pasien tidak dirawat dengan aturan itu. Sebab ada pasien dirawat 1 sampai 2 bulan. Soal siklusnya, bidang pelayanan yang tau.Yang jelas, kita bagi menjadi 3 Tim. Demikian halnya SK Bupati, sudah dua kali tanggab bencana, atau 2×14 hari. Tetapi dalam tugas, kita masukan bukan 28 hari, tetapi 30 hari. Nanti direview APIP, berapa anggaran yang mau dibayarkan sesuai kondisi anggaran yang tersedia," jelasnya.

Disinggung soal berapa nominal perbulan petugas Covid-19, dr.H.Danial mengatakan pihaknya belum mengetahui. Sebab ada aturan di BNPB, operasionalnya beda-beda, uang makan dan uang transpot. Berapa yang di Acc, pihaknya tidak mengetahui pasti.

"Harapan kita, secepetnya proses review APIP itu. Supaya petugas dapat segera dibayarkan dana operasionalnya. Kalau ada petugas yang mengeluh belum dibayar, bukan kita yang menghambat. Ada aturan mekanisme yang mengatur. Dan uang bukan di RSU tetapi di BNPB. Soal layak bayar, itu hasil review APIP, bukan hasil review Direktur," tegas dr Danial

Diakhir wawancara dr.H.Danial mengatakan, selaku Direktur RSUD Mokopido Tolitoli, dia sudah berusaha maksimal. Tidak mungkin pihaknya tidak menghargai petugas medis yang sudah bertugas.Sekali pun dirinya Direktur, tetapi dia bukan pengambil keputusan. (Ferry)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963