02 Agustus 2021 | Dilihat: 220 Kali
Testimoni, Pentingnya Gotong Royong, Orang Palu bisa keluar dari situasi krisis Pandemik ini
noeh21



infoaktual.id |Palu, Sulteng | Lagi-lagi saya ingatkan, hanya melalui gotong royonglah kita, bangsa Indonesia, orang Palu yang tetap ba pesta biar pandemi, bisa keluar dari situasi krisis ini. Covid itu nda main-main.  

Mace sudah dari hari idul adha isoman di rumah. Hari ke 9 saturasi oksigennya collapse ke 35. Oksigen cadangan kami habis, tempat isi ulang buka saat malam hari. Kondisi mama tersengal-sengal. Bibir ungu, lidah ungu, kuku ungu. Panik? Paniklah. Kakiku seperti tak lagi menapak di lantai. Koordinasi via Whatsapp dengan kak Yahdi Basma, yang rupanya sedang koordinasi pula dengan Ibu NSL untuk mencarikan mama tempat di RS. Ya, semua faskes penuh, collapse.

Magrib, kawan Muliadi datang menjemput kami untuk di bawa ke RS Madani. Jauh betul, dari birobuli utara ke mamboro. Dalam hati saya berdo’a semoga mama bertahandiperjalanan. Hanya di madani ada tempat, itupun hanya diberi IGD. Tidak apa-apa, saya tidak punya pilihan lain, karena takut mama bisa gagal nafas.

Tiba di IGD Madani, perawatnya masih memeriksa keluarga dokter yang katanya positif tapi tidak mau turun dari mobil. Adik mama, om Yuliana BheNk dan kk Mul bergegas memanggil petugas. Dibawalah mama ke dalam dengan kursi roda. Perawatnya santai sekali, mengambil alat pengukur saturasi oksigen, dan menjadi panik sendiri menyediakan bantuan oksigen ketika melihat angka saturasi yang hanya 31
Mama yang bersi keras ogah dirawat, akhirnya sudah menghabiskan hari ke 5 dibawah pengawasan dokter dan perawat yang benar-benar teliti dan disiplin mengontrol perkembangan mama juga semua pasien. Mereka berusaha keras menaikkan saturasi mama dan pasien sesak lainnya dengan cara pemberian oksigen “diguyur” 15lt per jam. Dalam waktu 2 hari, mama menghabiskan 6 tabung besar dengan kadar saturasi yang lumayan meski masih rendah, 80. Hingga hari ini, saturasi mama bermain di 80-85.

Nakes di IGD ada yang sampai sesak dan oleng karena terlalu lama memakai APD. Nakes di Rawat Inap ada yang kabur penglihatannya karena google glassnya. Dokter setiap hari mengecek. Direkturnya semalam mengecek satu persatu pasien sembari membuka catatan perawatan yang diterima.

Kondisi mama membaik perlahan-lahan. Tak lagi nafas memburu, mulai teratur meski siksa kalau batuknya mengganggu. Saya bersyukur papa ada ditangan yang tepat, di donggalakodi selama beberapa hari, saya melarangnya dekat-dekat mama karena punya penyakit asma. Sedang anak-anak, dijaga oleh keluarga baik hati yang setiap hari memberikanku kabar dan menanyakan kondisi mama.

Dilain sisi, tentang gotong royong, mama tertolong karena gotong royong. Banyak pasien lain pun bisa diselamatkan. Saya salut dengan Ketua Badan Rescue Kota Palu yang terus berjalan dengan timnya, menyambangi kawan-kawan yang hari ini kesulitan karena isoman. Gotong royong yang luar biasa.

Poin saya, pada kita semua yang masih sehat wal afiat, sudahilah berkumpul ria dan nongki jika tak mendesak. Mending olahraga dan berjemur serta melakukan hobby di rumah. Bukan selama 2021, tapi selama PPKM Level IV ini. Order makanan kan bisa lewat ojol.

Tahun lalu, saya menulis tentang prediksi economy collapse apabila semua tidak dipaksa online. Persis ketika hampir tertahan di banggai karena isu lock down. Hari ini pun, saya masih meyakini itu. Jangan kibarkan dulu bendera putihmu. Masih ada jalan.


Kalau ada orang disekitarmu yang isoman, jangan jauhi. Coba hampiri dan cek, apakah telur untuk asupan vitamin D nya tersedia? Jangan-jangan berasnya habis. Vitaminnya tidak ada, atau bisa jadi dia pingsan dalam rumah. Ingat le suvu, covid itu bukan aib. Jangam hindari orangnya, hindari virusnya.

Dan kalian yang isoman sampai detik ini, kalau ada penyakit bawaan, pastikan proses isomanmu dipantau nakes, minimal oleh petugas puskesmas terdekat atau satgas covid setempat. Ketepatan penanganan adalah kunci.

Ah, seorang ibu dari kulawi baru saja berpamitan pulang. Ia sembuh, ia pamit dengan do’a dan motivasi agar para pasien yang tertinggal bisa pulang dengan selamat seperti dirinya. (Sumber : News Lintas Sulawesi Ista Nur /CP/red)

 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : BCA 7920973498