27 Agustus 2020 | Dilihat: 269 Kali
Di Donggala, Ratusan Korban Gempa September 2018 Gelar Aksi, Tuntut Cairkan Dana Bencana.
noeh21


Donggala, infoaktualnews.id | Ratusan massa di Kabupaten Donggala, Sulteng  mendatangi Kantor Bupati Rabu (26/08). Mereka datang menuntut dicairkan dana bantuan korban Gempa Bumi, Tsunami dan Liquifaksi yang terjadi 28 September 2018 silam.

Wiwin, kordinator lapangan aksi dalam orasinya mengatakan  23 bulan pasca bencana Gempa bumi Tsunami dan Likuifaksi di Padagimo, dana bantuan belum tersalurkan.

Padahal, kata sang orator Wiwin sejumlah bantuan Pemerintah baik Luar Negeri, Lembaga Internasional dan Nasional telah mengalir sejak tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi untuk tujuan pemulihan korban.

“Pemulihan terhadap korban masih jauh dari harapan. Sudah 23 bulan pasca bencana 28 september 2018, sampai sekarang belum juga tersalurkan,” ucap wiwin.

Lanjut Wiwin, bulan oktober 2019 Pemerintah Pusat, melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional mengumumkan bahwa Kementrian Keuangan memberikan dana hibah kepada masing-masing Kepala Daerah terdampak bencana sebesar 1,9 triliun untuk diberikan kepada warga yang mengalami kerusakan rumah, baik berat, sedang maupun rusak  ringan.

“Dana tersebut diberikan kepada empat Kepala Daerah melalui rekening kas Daerah, yakni Kabupaten Donggala sebesar Rp.516,78 milyar, Kabupaten Sigi Rp.568,66 milyar, Kota PaluRp.820,65 milyar dan Kabupaten Parigi Moutong Rp.66,36 milyar," bebernya.

Namun, sampai saat ini sebagian besar warga seperti halnya di Donggala, khususnya di Loli Raya yang terdiri dari Lima Desa, belum juga mendapat kepastian dana bantuan tersebut.

"Kesabaran korban bencana hampir habis,  harapan mereka hampir pupus. Oleh karenanya, mereka ingin menjemput keadilan yang selama ini mandeg di meja birokrasi dan politisi lewat aksi penyampaian pendapat hari ini,” tegasnya.

Usai gelar demonstrasi di halaman Kantor Bupati, massa mendatangi Kantor DPRD Donggala dan diterima Ketua DPRD Donggala, Takwin.

DPRD Donggala menghadirkan Dinas terkait, yaitu Badan Penanggulanangan Bencana Daerah, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, dan Dinas Sosial.

Sebelum Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah memberikan keterangan, Korlap Aksi Demo Forum Penyintas Loli Raya menyampaikan tuntunannya terkait pencairan bantuan itu.

Kepala BPBD Donggala, Akris Fatah menjelaskan terkait poin tuntutan tersebut dengan Dana Stimulan akan disalurkan semua sampai tanggal 30 September 2020 dan harus terselesaikan semuanya.

“Sebenarnya keinginan Bupati, dana tersebut tersalurkan semua di bulan agustus ini, tapi ada kendala Pandemi Covid-19 dan kita bentuk kelompok dulu, dan sampai sekarang kita masih proses," jelasnya.

Diungkapkan Akris Fatah, pihaknya akan pasang badan jika sudah di instruksikan Bupati untuk proses, dia minta bantuan itu disampaikan kepada masyarakat Donggala tanggal 30 September dan harus terselesaikan semuanya.

“Saya harus mengambil keputusan itu dihadapan para pejabat tanggal 30 September saya akan tersalurkan semuanya bulan depan,” terangnya.

Dalam diskusi di ruang sidang utama DPRD Donggala, selain kepala OPD terkait, juga hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Rustam Efendi. (Syamsir)
 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963