27 September 2020 | Dilihat: 1151 Kali
Honorer Berubah Jadi P3K, Adalah Langkah Birokrasi Berkeadilan Muchtar-Bakri
noeh21

Tolitoli, infoaktualnews.id | Setelah harga Cengkeh stabil, Benih dan Pupuk pertanian gratis, sektor berikutnya yang dibenahi pasangan calon (paslon) Nomor dua (2) Muchtar-Bakri  menuju masa depan baru adalah perubahan disektor  tata kelola Pegawai Honorer Katagori Dua (PH-K2).

Perubahan tata kelola disektor ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan Birokrasi yang berkeadilan dalam hal ini tenaga PH-K2, dengan mengangkat statusnya dari tenaga honor menjadi  Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kontrak (P3K).

Adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 2018, berikut SK Kemenpan Reformasi Birokrasi (KRB) jadi landasan hukum Muchtar-Bakri disektor P3K ini, dimana sejak diaturkan pada Nopember 2018 tidak pernah dilaksanakan oleh Kabupaten Tolitoli.  

“Aturan ini sudah lama diformat pemerintah pusat, daerah lain malah sudah jalan, tapi entah sebab apa tawaran ini dibiarkan begitu saja,” ungkap Muchtar yang diwakili tim pengarah pemenangan paslon dua (2), Agus Burhan di Media Center Muchtar-Bakri, sabtu (26/9/2020).

Sekarang, SK KRB soal pajak gaji mereka (P3K), lanjut akademisi ini sedang digodok di kementrian, tentang gaji mereka kena pajak atau tidak.

“Di kabupaten lain sudah jalan, bahkan sudah sampai pikirkan gaji P3K kena pajak atau tidak, sementara dia (Bupati Tolitoli,red) masih berkutat pada wacana. Nah inilah misi yang Pak Muchtar mau realisasikan secepatnya, ” sindir mantan dekan di  Madako Tolitoli, sambil tunjuk kediaman Bupati Tolitoli yang telah 10 tahun berkuasa itu.  

Dikatakan Muchtar, tiru Agus nanti ada perjanjian kontrak kerja dengan Honorer  K2 menjadi P3K, dengan standar gaji diupayakan diatas UMR (Upah Minimum Regional) atau sama dengan gaji pegawai tetap.

“Pesan Pak Muchtar, insa Allah skema ini diupayakan di 100 hari pertama, dengan nama program tata kelola Birokrasi yang berkeadilan, dengan memperhatikan kompetensi dan kapasitas nya sesuai kebutuhan daerah ini,”  kata mantan ketua DPD PAN Tolitoli itu, sambil ditambahkan terkait durasi kontraknya tergantung profesionalitas P3K itu sendiri.

Agus lanjutkan pesan mantan Direktur pemamfaatan Tanah Pemerintah pada kementrian Agraria RI Muchtar, langkah ini diambil sebagai bibit agar nantinya didapat tenaga birokrasi professional. Kalau dia bekerja profesional, maka naif rasanya bila kesejahteraannya terabaikan.  

“Jadi, kalau pemda inginkan pekerja profesional, angkat dia jadi pegawai kontrak, bukan honor. Lihat saja nasib sodara kita di honorer, SK nya tidak jelas, cara gaji nya suka-suka, kalo ada uang dikasih, kalo tida ada ya tunggu dulu,“ tegas pria bernama lengkap Muchtar Deluma,SH.MH seperti ditirukan Agus Burhan.

Lantas, bagaimana ketika nanti  musim tes CPNS, Muchtar berpesan, terang Agus mereka kita dorong, terutama yang profesional. Tapi logikanya, jika dia profesional pastilah mudah menjawab soal-soal tesnya.

“Pastinya, beliau (Muchtar, red) bilang kita angkat dulu kesejahteraannya lewat P3K agar mereka dapat kepastian dalam bekerja, itu dulu” ujar Agus.

Dicontohkan beliau, sambungnya  ada kasus tenaga honor Guru yang sekian lama mengabdi, namun dibayar dengan gaji suka-suka, Rp 400 rebu, ada yang cuma Rp 300 rebu per bulan, pada hal dia tulang punggung di sekolah itu, kan  kasian itu.

“Demikian juga para medis, kita punya suster honor di puskesmas, dia sudah bekerja keras, malah melebihi kerja PNS, tapi tidak diangkat, kasian kan. Ada yang sudah mengapdi  5 sampai 10 tahun tapi gajinya hanya begitu terus. Nah, ini yang kita mau prioritaskan,” ungkapnya.

Ditanya dari mana pos anggaran yang akan digunakan untuk sektor  PH-K2 ini nantinya, dikatakan pengusaha travel dan hotel ini selain PAD, dari APBD juga bisa, bisa juga diambil dari pemangkasan pos perjalanan dinas.

“Mau tau berapa anggaran perjalanan dinas Tolitoli, banyak sekali, ada dikisararan Rp 87 Miliar per tahun. Bayangkan kalau kita bisa irit dari situ, tentu banyak uang yang bisa kita alihkan ke hal lain, termasuk pembiayaan P3K ini. Jadi itu poin perubahan di sektor kesejahteraan birokrasi berkeadilan yang akan ditata Muchtar-Bakri kedepan,” kunci  Agus Burhan.(din)
 

 
 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963