24 September 2020 | Dilihat: 1245 Kali
Masih Soal Polemik Tes Narkoba Paslon Bupati Tolitoli, Akp S.Kinsale : Acuan Nasional BNN Harus Periksa Minimal Dua Tahap, Urin Dan Rambut   
noeh21


Tolitoli,infoaktualnews.id| Sorotan pemerhati Pilkada bebas Narkoba, Hasanudin Lamatta,Sh atas polemik hasil tes Narkotika oleh BBN terhadap bakal pasangan calon (Paslon) Bupati Tolitoli yang dinilai tidak menyeluruh, seperti diparentah Peraturan KPU Nomor 1 pasal 4 ayat 1 poin E, ditanggapi hati-hati pihak polres Tolitoli, dalam hal ini Kasat Narkoba Polres Tolitoli, AKP S. Kinsale.

 Meski masih menyangsikan, menurut anak buah Kapolres Tolitoli, AKBP Budhi Batara Pratidina,SH,Sik,MH ini, dalam tataran nasional, misalnya calon presiden dan wakil persiden, pengertian pemeriksaan menyeluruh Narkotika acuannya ada tiga (3) tahap, yakni tes Urin, Darah dan Rambut.
 

“Jadi acuan secara nasional, pemeriksaan di narkoba harus lengkap di tiga (3) pemeriksaan tadi. Soal apakah ke tiga (3) ini yang dimaksudkan menyeluruh oleh Peraturan KPU Nomor 1 pasal 4 ayat 1 poin E, saya tidak paham secara pasti,” tutur mantan penyidik Reskrimum Polres Tolitoli itu.

Dikatakan, pekerjaan di BNN untuk mendeteksi dia bersih Narkoba atau tidak, ada tiga acuan pemeriksaan mendasar yang patut dilakukan, yakni Urin, Darah dan Rambut.

Jadi, pemeriksaan secara lengkap, artinya jika tidak ditemukan di Urin, pinda ke tes Darah. Di Darah juga tidak ketemu, maka BNN harus masuk ke Rambut ?
Sambil ketawa, kasat Narkoba Kinsaleh mengaku tidak bisa komentar ke situ. “ Saya tidak bisa komentari itu pak hehehehe,” kata Kinsale sambil terkekeh.

 Namun, sambung mantan kapolsek dampal selatan, kalau dalam rangka penyeledikan, untuk mengetahui dia terkait Narkotika, memang tehnik pemeriksaannya seperti itu, minimal dua unsur, Urin dan Rambut.
 

“Masalahnya, apakah BNN Palu punya alat, tes Rambut harus di laboratorium khusus itu. Kalau cuma tes urin, rumah sakit pun bisa, tapi kalau itu perintah Undang-Undang, harus itu (periksa lengkap, red),” ujarnya.  

Terhadap cibiran sebagian pembaca atas polemik tes menyeluruh, Kasat Narkoba lantas berkata kalau orang berpikir sempit, pastilah dikira anda berpihak ke salah satu cabup, pada hal ini (bemberitaan ini, red) murni demi kepentingan daerah kita, Tolitoli.

“Saya yang mengetahui keadaan di lapangan, perihatin dengan masalah Narkoba di Tolitoli ini. Sehingga, sinergitas aparat, pemda, masyarakat  dan pers sangat dibutuhkan,” ujarnya.
 

Sepanjang 2020 ini saja, urainya kita sudah menangani 30 kasus, frenkuensinya sama tahun lalu, dan modus operandinya pun tambah “canggih, pokonya memprihantinkan.

“Tapi alhamdulillah kita babat semua, termasuk orang-orang lapas. Saya tidak cari popularitas, saya hanya mau selamatkan Tolitoli dari pergaulan Narkoba,” ucapnya seraya menambahkan pihaknya hapal nama-nama pemain barang haram dan mematikan generasi itu.

Tapi baiklah, toh ke tiga Paslon Bupati Tolitoli, Amran Yahya – Esar Bantilan, Muchtar – Bakri dan Rahman – Faisal Bantilan sudah dinyatakan memenuhi syarat jadi paslon oleh KPU, kemarin Rabu, 23/9/20, dan mereka dijawalkan mengambil nomer undian perserta pilkada di hotel Mitra, hari ini kamis 24/9/2020. (tim)



 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963