Tagihan Melonjak, PDAM Tirta Segah Berau Didemo Mahasiswa
Berau, infoaktual.id --Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) didemo massa Aliansi Mahasiswa Berau dan sejumlah masyarakat.
Massa aksi meminta penjelasan tagihan rekening air yang melambung tinggi dan diluar batas kewajaran.
Kenaikan tagihan air melonjak empat kali lipat, bahkan sejumlah warga memperlihatkan bukti pembayaran air kepada Direktur PDAM, Saiful Rahman.
Sambil meneriakan yel-yel kembalikan uang pelanggan, PDAM dianggap sudah menyengsarakan masyarakat, khususnya pelanggan air bersih.
Dalam tuntutannya, massa meminta dikembalikan tarif normal air PDAM, mutu air baku, mengutamakan hak pelanggan, transparansi kinerja dewan pengawas, direktur serta audit keuangan PDAM Tirta Segah.
Ditengah massa pendemo, Saiful Rahman menjelaskan bahwa sejak tahun 2011 hingga 2020 tidak pernah ada kenaikan tarif air seperti yang disuarakan.
Masih ungkap Saiful, soal transparansi penggunaan anggaran ada hasil audit BPK.Tahun 2018 yang diaudit 2019 lalu, tidak ada temuan di PDAM Tirta Segah. Bahkan mendapat keuntungan 07%. Keuangan tahun 2019 juga sudah diaudit tahun 2020 tetapi belum dipublikasi.
"Dan tahun ini keuntungan PDAM 01%. Kenapa bisa terjadi demikian, karena masih mempertahankan tarif lama. Inilah keunggulan PDAM kita," ujar Saiful.
Melonjaknya tagihan air, ungkap Saiful Rahman karena saat pandemi covid-19 kurun waktu dua bulan terakhir, pegawai PDAM Tirta Segah tidak turun mencatat meteran, karena ada surat edaran Bupati, jika dimasa pandemi bekerja di rumah saja.
Dengan dikawal aparat kepolisian Polres Berau, aksi massa berlangsung tertib dan terkendali.(Olii)