12 Oktober 2026 | Dilihat: 145 Kali
Kepala BKPSDM Kota Palu Hadiri HUT Ke-46 GPID Jemaat Manunggal
noeh21

Infoaktual.id Palu || Wali Kota Palu, diwakili Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Dr. Drs. John Yus Madoli, M.Si menghadiri HUT ke-46 GPID Jemaat Manunggal Palu yang dirangkaikan Ibadah Pengucapan Syukur di Gedung Gereja GPID Manunggal Palu, Minggu (11/10/2026).
 

Kegiatan tersebut mengusung tema "Hendaklah Kamu Sehati Sepikir, Dalam Satu Kasih, Satu Jiwa, Satu Tujuan" (Filipi 2:2b) dengan sub tema "Dengan Bersyukur Kita Hidup Dalam Damai Sejahtera Dan Saling Membangun Menuju Jemaat Yang Berakar, Bertumbuh dan Berbuah."

Hadir pula pejabat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yakni Kepala Biro Hukum Adiman, SH, anggota DPRD Kota Palu, unsur Sinode GPID, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jemaat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya mewakili Wali Kota Palu, Kepala BKPSDMD Kota Palu Dr. Drs. John Yus Madoli, M.Si menyampaikan salam hormat dan ucapan selamat dari Wali Kota Palu kepada seluruh jemaat yang merayakan ulang tahun ke-46.

"Atas nama Pemerintah Kota Palu, kami mengucapkan selamat HUT ke-46 kepada GPID Jemaat Manunggal Palu. Usia 46 tahun adalah usia kedewasaan iman, usia di mana jemaat telah teruji, berakar kuat, dan memberi buah bagi masyarakat," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif GPID Manunggal Palu dalam menjaga kerukunan antar umat beragama dan mendukung pembangunan di Kota Palu.
Harapannya, jemaat GPID Manunggal Palu terus menjadi teladan dalam persatuan, menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan Kota Palu yang damai, toleran, dan sejahtera, serta terus melahirkan pelayanan yang berdampak bagi generasi mendatang.

Sementara itu, dalam khotbahnya yang terambil dari Kolose 2:6-10, Pdt Ni Ketut Suryaningsih, S.Th menyampaikan pesan tentang pentingnya jemaat untuk tetap berakar di dalam Kristus dan dibangun di atas Dia.

"Sebagaimana kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita, hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Berakar, dibangun, dan bertambah teguh dalam iman," tuturnya mengutip Kolose 2:6-7.

Ia menegaskan, hidup yang bersyukur adalah kunci untuk mengalami damai sejahtera Allah. Jemaat yang bersyukur tidak mudah diombang-ambingkan oleh ajaran yang menyesatkan, tetapi hidupnya berbuah dalam kasih dan kebenaran.
Ini menunjukkan bahwa perjalanan panjang GPID Manunggal Palu selama 46 tahun merupakan anugerah Tuhan yang harus disyukuri dan dirawat dengan kesetiaan.
Harapannya, ke depan jemaat Manunggal semakin bertumbuh menjadi jemaat yang dewasa, mandiri, dan missioner, serta terus menghadirkan damai sejahtera Kristus di tengah-tengah masyarakat Kota Palu.

Acara diakhiri dengan doa pengucapan syukur, pemotongan kue ulang tahun ke-46, dan ramah tamah bersama jemaat dan tamu undangan.
Sebagaimana diketahui, sejarah GPID Jemaat Manunggal Palu didirikan pada tahun 1980. Sejarah berdirinya gereja ini memiliki latar belakang yang unik karena lahir dari lingkungan militer dan semangat oikumene.

Sejarah jemaat ini tidak bisa dipisahkan dari kehadiran kesatuan Yonif 711/Raksatama di Kota Palu. Di dalam kesatuan tersebut, terdapat prajurit beserta keluarga ABRI/TNI-AD yang beragama Kristen. Didorong oleh kerinduan yang mendalam untuk beribadah dan membangun spiritualitas bersama, mereka berinisiatif membentuk sebuah persekutuan pelayanan.

Karena para anggota TNI dan keluarganya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mereka membawa latar belakang denominasi (aliran) gereja yang berbeda-beda. Oleh karena itu, persekutuan yang mereka bangun awalnya bersifat oikumenis (lintas denominasi) untuk menjembatani keberagaman tersebut.

Dalam perkembangannya, persekutuan ini memutuskan untuk bernaung di bawah payung pelayanan Sinode Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID). Keputusan ini diambil karena kantor pusat Sinode GPID sendiri berkedudukan di Kota Palu, sehingga koordinasi dan pelayanan jemaat dapat berjalan dengan lebih mudah.

Nama "Manunggal" yang disematkan pada jemaat ini memiliki makna ganda yang sangat mendalam: Sisi Historis dan Kebangsaan: Terinspirasi dari nilai kemanunggalan atau menyatunya ABRI/TNI dengan rakyat. Sisi Rohani: Mengambil esensi dari doa Yesus Kristus agar para pengikut-Nya menjadi satu (kesatuan tubuh Kristus). (yuduf)
 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963