27 April 2021 | Dilihat: 438 Kali
Seno Aji Laporkan Dugaan Maladministrasi BPN Kantah Bandar Lampung Ke Ombudsman RI
noeh21

Lampung, infoaktual.id | Setelah melayangkan surat sanggahan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantah Kota Bandar Lampung, Kepala BPN Wilayah Provinsi Lampung, dan Gubernur Lampung sebagai tembusan pada Senin (19/4/2021) terhadap terbitnya berita acara pengukuran pengembalian batas batas Nomor 07/BA-08.01/II/2021, kini Seno Aji resmi melaporkan dugaan Maladministrasi oleh pihak BPN Kantah Bandar Lampung ke Ombudsman RI Perwakilan Lampung.

"Tadi sudah disampaikan laporan pengaduan atas indikasi maladministrasi oleh BPN Kantah Kota Bandar Lampung yang langsung di tujukan kepada Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung", ungkap Seno Aji, Kamis (22/4/2021), sambil menambahkan laporan pengaduan telah diterima dan sedang diverifikasi pihak Ombudsman.

"Sejumlah dokumen sudah saya lampirkan dalam pengaduan ini, baik kronologis, identitas, dan dokumen lainnya yang menyangkut bidang tanah milik Ibu Srinatun Puji Astuti sebagai pemilik lahan yang terletak di Jalan Pelita II, RT.09, Kelurahan Bumi Kedamaian Bandar Lampung berdasarkan sertifikat hak milik nomor 937/B.KDM/Bumi Kedamaian atas perubahan hak milik nomor 7943/KD/Kedamaian dan diterima oleh Ibu Upi", jelas Seno Aji.

Diketahui, lahan milik Srinatun Puji Astuti ini telah diserobot tanpa izin oleh pihak lain bernama Andi dan Anita sejak 2019 sampai dengan saat ini.

Modus yang mereka lakukan dengan cara merusak tanda batas berupa patok besi 1 sampai dengan 4, pondasi yang berada di luar Persil, plang nama atas nama Srinatun Puji Astuti, dan tanda lainnya, kemudian membangun rumah permanen di atas tanah milik Srinatun Puji Astuti tersebut.

Walaupun sudah ditegur oleh Srinatun Puji Astuti, oknum tersebut tetap melanjutkan menguasai lahan tanpa izin milik yang berujung dilaporkannya pihak penyerobot tanpa izin ke Polresta Bandar Lampung pada 14 Januari 2020.

Walaupun pada 06 November 2006 BPN Kota Bandar Lampung pernah menerbitkan berita acara pengukuran pengembalian batas dan menyatakan benar lahan tersebut milik Srinatun Puji Astuti, karena sesuai dengan SHM nomor 937/B.KDM/Bumi Kedamaian atas perubahan hak milik nomor 7943/KD/Kedamaian. 

Anehnya, saat ini BPN Bandar Lampung melalui Berita acara nomor 07/BA-08.01/II/2021 menyatakan tidak dapat dilakukan pengembalian batas dikarenakan tanah yang diakui pemohon telah berdiri bangunan permanen yang tidak dikuasi pemohon dan tidak berada pada lokasi menurut Warkah ukur di Kantah Kota Bandar Lampung.

Sementara Srinatun Puji Astuti merupakan pemilik lahan tersebut dan merawatnya sejak tahun 1982 sampai denga pihak lain menguasai tanahnya, yaitu tahun 2019. 

Saat menyambangi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Seno Aji dikawal oleh sejumlah pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD). (*)
 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : BCA 7920973498