Bank PRS Cabang Palu Minta Saran, Wawali Imelda: Bangun Kolaborasi Kadin, Hipmi dan Apji
Infoaktual.id Palu || Wakil Wali (Wawali) Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin SE.M.A.P menerima audiensi Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Khairan Inti Amanah Cabang Palu di ruang kerjanya, Senin (25/5/2026).
Audiensi tersebut menjadi ajang silaturahmi, sekaligus penyampaian program-program pembiayaan yang dijalankan BPRS Khairan Inti Amanah Cabang Palu untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM di Kota Kelor ini.
Direktur Utama BPRS Khairan Inti Amanah, Rusli Pakaya menjelaskan kantor pusat BPRS Khairan Inti Amanah berada di Luwuk, Kabupaten Banggai, sementara kantor cabangnya di Kota Palu yang telah beroperasi kurang lebih selama dua tahun.
“Kami tadi audiensi dengan Ibu Wawali meminta support terkait pembiayaan usaha mikro. Kebetulan pembiayaan kami lebih mayoritas ke segmen mikro UMKM,” ujar Rusli.
Rusli menuturkan, program pembiayaan yang dijalankan BPRS Khairan Inti Amanah sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Palu dalam mendorong pertumbuhan UMKM serta memperkuat ekonomi masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan salah satu program pemerintah daerah terkait inkubator bisnis berbasis digital.
Dalam pertemuan tersebut, BPRS Khairan Inti Amanah juga meminta masukan dari Wakil Wali Kota Palu terkait langkah strategis memperluas jangkauan program pembiayaan dan edukasi keuangan syariah.
“Nah, tadi juga kami meminta beberapa saran dari Ibu Wawali. Beliau menyarankan agar kami berkolaborasi dengan beberapa asosiasi, seperti Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tengah, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Asosiasi Pengusaha Jasaboga (APJI), serta asosiasi swasta lainnya,” tambah Rusli.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kota Palu.
Pada kesempatan itu, pihak BPRS Khairan Inti Amanah juga memperkenalkan program pembiayaan peduli usaha mikro dengan nilai hingga Rp3 juta tanpa agunan dan tanpa bunga.
“Program ini untuk melawan rentenir-rentenir yang ada di pasar. Kami juga masuk pada segmen zakat karena menjadi salah satu unit pengumpul zakat,” jelasnya.
Sementara itu, Wawali Kota Palu, Imelda, memberikan respons positif dan dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan BPRS Khairan Inti Amanah.
Program tersebut dinilai sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Palu dalam mendorong pertumbuhan UMKM, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan inklusif. (imron/jufri)