Penipuan Black Dollar, Dua WN Liberia Ditangkap di Apatermen Kembangan Jakbar
infoaktual.id Jakarta || Polres Metro Jakarta Barat menangkap dua warga negara asing (WNA) asal Liberia berinisial SDT dan I. SDT dan I ditangkap lantaran terlibat penipuan uang palsu dengan modus black dollar, dolar hitam.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo mengatakan keduanya diamankan di sebuah apartemen wilayah Jakarta Barat (Jakbar). SDT dan I diamankan pada Rabu 18 Maret 2026.
"Betul, dua orang pelaku WN (Warga Negara, red) Liberia diamankan di sebuah apartemen di Meruya, Kembangan, Jakarta Barat karena penipuan modus Black Dollar," ungkap Andaru, Kamis 26/3/2026.
Dalam video yang beredar, SDT dan I ditangkap Sat Reskrim Polres Metro Jakbar saat sedang makan di sebuah ruangan dalam gedung apartemen. Saat keduanya ditangkap, ada satu sosok pria lainnya yang juga sedang makan bersma.
Petugas pun sempat menunjukkan surat perintah penangkapan terhadap keduanya. Setelahnya, petugas langsung meminta SDT dan I mengangkat tangan guna dilakukan pemeriksaan badan.
Lantas, petugas mengamankan satu buah koper yang didalamnya terdapat satu bundel bungkus warna cokelat yang diduga berisi cairan black dollar. Selanjutnya, polisi membawa kedua WN Liberia itu ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dikatakan Kombes Andaru, kedua WN Liberia itu kini tengah diperiksa Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.
"Saat ini kedua pelaku sedang dalam proses penyidikan Sat Reskrim Polres Jakbar," terang Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya itu.
Informasi dari situs resmi Customs and Border Protection (CBP) atau Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat (AS), black dollar disebutkan bentuk kertas uang hitam itu menyerupai mata uang AS dalam hal ukuran, dan terkadang terasa mirip saat dipegang.
Akan tetapi, dolar hitam itu akan terlihat seperti kertas hitam, biru, atau putih jika dicek di bawah sinar ultraviolet.
Dalam penipuan uang hitam, pelaku biasanya mengarang cerita soal warna uang yang berubah akibat bahan kimia untuk hindari deteksi otoritas bea cukai.
Terus, pelaku kemudian mengarang cerita tentang kebutuhan uang tunai dan menawarkan dolar hitam itu kepada korban dengan harga diskon.
Pelaku akan menjelaskan bagaimana korban dapat 'mencuci' warna uang kertas untuk memperlihatkan mata uang AS yang sebenarnya.
Pelaku juga biasanya mencampur uang asli dengan uang hitam untuk lebih meyakinkan korban. Intinya, black dollar itu adalah uang palsu. (kuf/jbr/hl)