15 Oktober 2022 | Dilihat: 82 Kali
SEJUMLAH PERWIRA POLISI TERINDIKASI KONSUMSI NARKOBA SAAT PEMERIKSAAN DI ISTANA
noeh21


Infoaktual.id Jakarta | Dilansir inilah.com, sejumlah perwira polisi terindikasi mengonsumsi narkoba. Indikasi tersebut mencuat dalam pemeriksaan kesehatan (rikes) sebelum mereka masuk ke Istana Negara memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jumat siang (14/10/2022).

“Infonya ada kapolda kena rikes, pemeriksaan kesehatan. Sebelum mereka masuk Istana itu terindikasi ada kandungan narkoba. Entah itu konsumsi rutin dari dokter atau herbal,” sebut kabar yang diterima Inilah.com itu.

Media Inilah.com itu berusaha mengonfirmasi isu penangkapan tersebut, tetapi WhatsApp belum berstatus delivered ke Irjen TM.

Disebutkan inilah.com, Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa tidak tampak di Istana Negara setelah dikabarkan ditangkap soal kasus narkoba seperti yang disebutkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah yang dikonfirmasi media on line itu mengaku belum terkonfirmasi hal tersebut. “Nanti kita konpers ya sore. Intinya saya belum dapat konfirmasi soal itu,” ujar Nurul.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa dikabarkan tertangkap terkait kasus narkoba.

“Diduga benar, kalau enggak salah narkoba,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Diketahui, Teddy Minahasa baru saja menempati kursi Kapolda Jatim.

Teddy Minahasa menjabat Kapolda Jatim setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan telegram nomor ST/2134/X/KEP/2022 pada Senin lalu (10/10/2022).

Salah satu isinya adalah mengangkat Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa itu menjadi Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol Nico Afinta.

Menanggapi kabar bahwa sejumlah perwira polisi terindikasi mengonsumsi narkoba saat pemeriksaan di Istana, Mabes Polri menyangkal.  

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan berita sejumlah perwira polisi positif narkoba saat pemeriksaan kesehatan (rikes) di Istana adalah tidak benar.

“Karena yang dilakukan hanya tes COVID-19 saja. Tidak ada tes urine,” kata Dedi dalam keterangannya, Jumat (14/10/2022).

Dedi menyebut, kabar mengenai sejumlah perwira polisi positif narkoba sengaja disebar melalui WhatsApp saat para perwira tinggi Polri dipanggil ke Istana Negara.”Mereka tidak memegang handphone, sehingga tidak ada yang bisa dikonfirmasi,” ujar Dedi. (Aria Triyudha)


 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : BCA 7920973498