22 Mei 2024 | Dilihat: 439 Kali
SETELAH AR, SR DAN RN ASAL PALU TERDUGA KORBAN TPPO SURABAYA KEMBALI KUMPUL KELUARGA
noeh21



Ifoaktual.id Palu | Setelah AR, SR dan RN, korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) asal Desa Guntarano Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) tiba sekitar jam 10.00 kemarin,  Selasa 21/5/2024 di bandara Sis aljufri mutiara palu.

Kedua wanita korban TPPO berinisial SR dan RN  itu, dijemput langsung aktivis Pena98 dan Pasigala, Yahdi Basma serta LBH Sulteng yng tergabung dalm tim Advokasi korban TPO Sulteng.

Tampak pula  menjemput pihak Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) sulteng yang dikomandani Edy SH, Kabid penempatan Disnaker Donggala, Sekcam Banawa Moh.Fadjrin.S.Sos, dan korban sebelumnya  AR dan suaminya, Kiki serta pihak terkait.
 

Masih di bandara, setelah Tim Advokasi Kemanusiaan Yahdi menandatangi berita acara penyerahan  ke BP2MI Edy, korban penjualan manusia SR dan RN selanjutnya dibawah ke kantor Desa Guntarano untuk selanjutnya serahkan kepada keluarganya yang tak jauh dari balai Desa itu.

Dari Balai Desa, dengan didampingi Kades Guntarano Rifal,  pihak BP2MI menyerahkan SR dan RN kepada ibunya serta sejumlah sanak saudara dengan suka cita penuh haru.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tanggal 16 Mei 2024 siang, SR dan RN yang merupakan sepupuan, berhasil dicegat keberangkatannya dari bandara Juanda Surabaya menuju luar negeri oleh jaringan Tim Yahdi Basma di Surabaya.
 

Dalam berita dram pencegatan penjualan kedua wanita tersebut, berkat upaya Yahdi Basma bersama direktur LBH Sulteng Julianer yang tergabung dalam tim kuasa hukum TPPO yang selanjutnya disebut Tim Advokasi Kemanusiaan Sulteng, Surabaya dan Jakarta itu, akhirnya  SR  dan sepupunya, RN berhasil dicegah take-off  via pesawat ke luar negeri.

Tentu saja upaya ini alami resistensi dari sejumlah pihak perusahaan illegal yang mengantar mengawal kedua korban ini, dimana sejurus lagi take-off siang itu ke Saudi Arabia via Bandara Internasional Juanda Surabaya.
 

Tetapi baiklah, apapun itu yang pasti terkait kasus TPPO yang seakan tak pernah beres ini menjadikan Forum Diskusi Denpasa (FDD) 12 untuk dibicarakan dengan serius.

Adalah staf  ahli khusus wakil ketua MPR,  Arimbi Heroepoetri SH LL.M selaku pihak FDD 12 akan membawa masalah ini keruang komunikasi  FDD 12 siang ini, Rabu 22 Mei 2024.

Forum ini merupakan buah gagas Wakil Ketua MPR, Dr Lestari Moerdijat SS MM yang dilaksanakan setiap hari rabu, dimana pada pembicaraan  kasus  TPPO AR, SR dan  RN ini adalah special edition.
 

Adapun tema yang diusung dalam diskusi melalui teleconference aplikasi zoom yaitu Darurat TPPO, dengan tiga narasumber, yakni Kepala BP2MI Pusat, Benny Rhamdani, Kapolda Sulteng, Irjen Polisi Dr.Agus Nugroho serta pria yang akrab disapa kakak Yahdi itu. (hl)
 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963