DINAS KESEHATAN TOLITOLI GELAR RAPAT EVALUASI INTERVENSI SPESIFIK STUNTING 2024
Infoaktual.id Tolitoli | Guna turunkan gangguan pertumbuhan anak akibat kurang gizi kronis dan infeksi berulang (Stunting) di Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengha (Sulteng), Dinas Kesehatan Tolitoli mengadakan rapat Evaluasi Intervensi Spesifik Stunting (EISS) tingkat Kabupaten 2024.
Rapat Evaluasi di Aula Dinas Kesehatan pada Rabu 31/7/2024 itu diawali pemberian reword kepada Kepala Puskesmas dan petugas Puskesmas, serta Kader Gizi dalam penanganan stunting ditiap Puskesmas Kecamatan se KabupatenTolitoli.
Selanjutnya laporan Ketua Panitia Sunarti SP yang intinya bahwa intervensi spesifik adalah intervensi yang berhubungan peningkatan gizi dan kesehatan, dimana kegiatannya untuk mengatasi stunting di sektor kesehatan.
Dilaporkan Ketua Panitia, kegiatan ini diikuti sebanyak 15 orang kepala Puskesmas se Kabupaten Tolitoli, serta 15 orang petugas Puskesmas se Kabupaten Tolitoli.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Tolitoli, M.Nasir Haji Hasan Dg.Marumu S.Pt, S.IP M.Si, memberi motivasi kepada semua yang hadir untuk tetap konsisten dalam menangani kesehatan masyarakat di wilayah kerja masing-masing.
Mantan Kadis Peternakan itu juga mengajak membangun kerjasama lintas sektor, agar pemenuhan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) memenuhi standar gizi Kesehatan.
Usai sambutan Kadis M Nasir, sebelum sesi diskusi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (P2KB), Lely Husna Bantilan S.Sos MM memaparkan materi terkait P2KB. Terus, materi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) yang disampaikan langsung Kadis PMD, Samsu S.Ag.
Rapat EISS kali ini dihadiri Badan dan Dinas terkait, antara lain jajaran Dinas P2KB, dan jajaran Dinas PMD, juga ada perwakilan Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Tolitoli.
Tampak juga perwakilan Bappeda Kabupaten Tolitoli, Satgas Stunting Provinsi Sulawesi Tengah, Perwakilan Tim Penggerak PKK Tolitoli, dan tentu segenap jajaran Dinas Kesehatan Kota Cengkeh, Tolitoli. (mardiawati/hl)