06 Oktober 2026 | Dilihat: 91 Kali
Kepala Bappeda Kota Palu Menghadiri TICEB 2026 di Hotel Best Western
noeh21

Infoaktual.id Palu || Wali Kota Palu, diwakili Kepala Badan (Kaban) Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dr. Ahmad Rijal Arma, SE.MM menghadiri Tadulako International Conference on Economics and Business (TICEB) 2026 di Hotel Best Western Kota Palu, Senin (5/10/2026).
 

Kegiatan internasional tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST MT.IPU.ASEAN Eng, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB Untad), Prof. Wahyuningsih, SE.M.Sc.PhD, perwakilan Universitas Abdul Azis Lamadjido (AZLAM), akademisi, peneliti, praktisi, pelaku usaha, perwakilan UMKM, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kaban Ahmad Rijal Arma menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada FEB Untad atas terselenggaranya forum akademik bertaraf internasional tersebut.

Menurut Kaban, pelaksanaan TICEB 2026 menjadi bukti komitmen visioner dunia akademik dalam menjembatani hasil kajian ilmiah dengan penyusunan kebijakan publik yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Forum akademik bertaraf internasional seperti ini menunjukkan komitmen visioner dalam menjembatani kecerdasan akademik dengan perumusan kebijakan publik yang nyata,” ujar Kaban.

Kaban juga menyambut baik kehadiran para keynote speaker dan delegasi internasional dari berbagai negara, di antaranya Australia, Turki, India, dan Pakistan, serta peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

"Kami menyambut baik kehadiran para delegasi internasional yang datang dari Australia, Pakistan, India, Turki, serta berbagai wilayah di Indonesia. Selamat datang di Kota Palu, Tanah Tadulako,” kata Kaban.

Kaban menjelaskan, dunia saat ini tengah menghadapi berbagai perubahan besar yang ditandai dengan disrupsi teknologi yang semakin cepat, dinamika geopolitik global, serta meningkatnya perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, perekonomian Kota Palu terus ditopang oleh pertumbuhan sektor informal yang dinamis, kemampuan adaptasi tenaga kerja, khususnya generasi muda terhadap model ekonomi baru seperti gig economy, serta peran strategis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pemerintah Kota Palu sangat menghargai kontribusi para peneliti dan ekonom. Dalam menyusun berbagai program seperti pengentasan kemiskinan, revitalisasi pasar, maupun pemberian insentif investasi, kami mengedepankan data dan hasil kajian dari institusi akademik seperti FEB Universitas Tadulako,” jelas Kaban.

Kaban menegaskan, sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi salah satu kunci dalam memastikan setiap kebijakan yang dirancang benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui momentum TICEB 2026, Pemerintah Kota Palu juga mengajak para akademisi, delegasi internasional, investor, dan pelaku industri untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang penelitian, pertukaran teknologi, serta pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Palu membuka peluang kerja sama dalam pengembangan berbagai sektor unggulan daerah, mulai dari ekowisata, industri kreatif, hingga pengolahan hasil pertanian dan kelautan.

Kemitraan dengan UMKM dan koperasi lokal juga dinilai penting untuk terus diperluas, terutama dalam meningkatkan akses pasar, penguatan kapasitas usaha, serta daya saing produk daerah.

“Semoga TICEB 2026 tidak hanya menjadi ruang bertukar gagasan, tetapi juga melahirkan kolaborasi dan rekomendasi konkret yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi Kota Palu dan daerah lainnya,” pungkas Kaban. (rusdia/imron)


 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963