LEMBAGA SURVEI ARCHY NYATAKAN PETAHANA RUSDY MASTURA UNGGULI NON PETAHANA
Infoaktual.id Palu | Jelang Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng 2024, tiga pasangan calon (paslon) Ahmad Ali-Abd Karim Aljufri, Anwar Hafid-Reny Lamadjido, dan petahana Rusdy Mastura-Mayjend (Purn) Sulaiman Agusto Hambuaka harus memanfaatkan momentum kampanye terbatas untuk menarik pemilih baru.
Hal itu diungkapkan Chief Executive Officer(CEO) Lembaga Survei ARCHY Research and Strategy Indonesia, Mukhradis Hadi Kusuma di Palu akhir pekan kemarin.
Mukhradis memaparkan, berdasar hasil survei tiga Paslon yang bertarung di Pilkada gubernur dan wakil gubernur Sulteng pada 27 November nanti, memiliki tingkat keterpilihan yang merata.
“Lembaga survei kami memotret perkembangan suara ketiga pasangan calon ini dalam satu bulan terkahir. Persentasinya beda-beda tipis, sehingga butuh kreativitas masing-masing calon untuk menarik pemilih baru, ”sebut Mukhradis.
Menurutnya, kelompok masyarakat pemilih di Sulawesi Tengah terbagi dalam tiga klasifikasi, yakni pemilih tradisional, silent majority dan kelompok yang sudah menentukan pilihan.
Di kelompok pemilih tradisional, Rusdy Mastura dinilai lebih unggul dari dua paslon lainnya. “Pemilih tradisional ini cenderung ke petahana, karena basisnya masuk dalam jaringan tradisional, ” ujar Mukhradis.
Adapun silent majority kata Mukhradis adalah kelompok yang tidak diketahui kemana arahnya, dan maunya seperti apa. Namun, kelompok ini bisa memberikan pengaruh signifikan jika mereka memberikan suara secara massal.
Kelompok ini kata Mukhradis, akan menjadi rebutan bagi ketiga paslon, karena memang persentasenya yang cukup tinggi. Sementara yang ketiga adalah kelompok yang sudah menentukan pilihan, baik petahana maupun non petahana.
“Kelompok yang ketiga ini sudah terbagi ke masing-masing paslon, baik Ahmad Ali, Anwar Hafid dan Rusdy Mastura, persentasenya juga cukup tinggi, sehingga angka-angka survei yang muncul perbedaannya sangat tipis, ” ujarnya.
Ditambahkan, kami akan melihat dinamikanya satu atau dua pekan kedepan tambah dia, apakah mengalami trend perubahan suara atau tidak.
Yang pasti, hasil servei ARCHY itu menempatkan petahana masih diurutan pertama dengan raihan 28.6, diikuti Ahmad Ali dengan 26.9℅, dan Anwar Hafid yang meraih 21℅ ada diposisi ketiga.
Mekhradis mengatakan, dengan perbedaan angka yang sangat tipis, kecenderungannya akan saling mencabik.
“Kalau trendnya seperti ini, kecenderungannya akan salng mencabik satu sama lain. Paslon bisa dengan cepat mendapat swing voters dari kandidat lainnya,” tutur Mekhradis, sambil menambahkan kreatifitas ketiga Paslon ini masih sangat minim, walaupun secara infantri ketiganya sangat kuat. (50detik.com/hl)