07 Juni 2024 | Dilihat: 574 Kali
REAKSI ATAS WACANA AMIN RAIS KIAN RAMAI, KINI GILIRAN ANGGOTA FRAKSI DEMOKRAT DPR RI BICARA
noeh21


Infoaktual.id Jakarta | Reaksi atas Wacana Amin Rais yang memikirkan amandemen UUD 1945 soal Presiden kembali dipilih MPR RI tambah ramai.

Dan kali ini giliran anggota DPR Fraksi Demokrat, Irwan Fecho lontarkan kritik wacana Amin Rais tersebut.

"Wacana presiden dipilih MPR dengan meamandemen UUD, menurut saya waktunya tidak tepat, dan menimbulkan pertanyaan publik," kata dia pada Jumat 7/6/2024.

Melansir dari detiknews, Irwan Fecxho menegaskan amandemen UUD 1945 justru bisa menciptakan ketidakstabilan politik. Dia menyebut wacana tersebut juga dapat mengganggu konsolidasi demokrasi.

"Menurut saya, membahas amandemen UUD setelah Pemilu dapat menciptakan ketidakstabilan politik, dan mengganggu konsolidasi demokrasi yang baru saja berlangsung," terang Jubir Partai Demokrat itu.

Anggota Komisi V DPR ini juga pertanyakan maksud wacana Presiden dipilih MPR RI tersebut. Dia bilang, selain tidak berdasar, wacana itu juga tidak dibutuhkan rakyat. Ini kan kita baru selesai pilpres ya tambah Irwan, presiden terpilih saja belum dilantik.

“Energi politik bangsa seharusnya difokuskan pada implementasi program-program Prabowo-Gibran, bukan pada perubahan konstitusdinal yang mendasar. Itu yang lebih dibutuhkan rakyat saat ini," tegas dia.

Kata lulusan S3 Kehutanan Universitas Mulawarman ini, usulan amandemen UUD 1945 yang mengubah tata cara pemilihan Presiden ini justru bisa memperburuk polarisasi dimasyarakat.

"Usulan amandemen saat ini justru bisa memperburuk polarisasi politik dimasyarakat. Seharusnya wacana yang dibangun adalah mempersatukan masyarakat, bukan malah membuatnya terpolarisasi,” imbuhnya.

Sebagaimana banyak diberitakan sebelumnya,  wacana Presiden dipilih MPR mencuat dari “nyanyian” Amien Rais yang disampaikan saat silaturahmi ke pimpinan MPR RI. Amien mengatakan pertemuan itu turut membahas amandemen UUD 1945.

"Saya menyampaikan kalau mau dikasihkan apa, diberi amendemen silakan, sesuai kebutuhan zaman," kata Amien Rais usai bertemu pimpinan MPR di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6) kemarin.

Amien mengaku tidak keberatan jika presiden kembali dipilih oleh MPR. Menurutnya, MPR akan memiliki banyak pertimbangan ketika memilih presiden.

"Jadi sekarang kalau mau (presiden) dikembalikan dipilih MPR, mengapa tidak? MPR kan orangnya berpikir, punya pertimbangan," ujarnya.

Dulu kita mengatakan kalau dipilih langsung tambah Amin, one man one vote mana mungkin ada orang mau menyogok 127 juta pemilih, mana mungkin. Perlu ratusan triliun, ternyata mungkin.  (maa/hl)



 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963