Bawa Semangat Reformasi Birokrasi, Mahasiswi Doktoral UNJ, Wahyuning Paparkan Riset di Universitas Utara Malaysia
Infoaktual.id Jakarta || Perjalanan akademik Wahyuning Darwati memasuki babak penting.
Bagaimana tidak, mahasiswi Program Doktor Ilmu Manajemen SDM Universitas Negeri Jakarta ini dijadwalkan memaparkan hasil risetnya di Universiti Utara Malaysia, UUM, Sintok, Sabtu 20 Juni 2026 hingga Rabu malam 24 Juni 2026.
Paparan ilmiah ini merupakan syarat wajib dalam perjalanan menuju gelar doktor di UNJ.
Kali ini Wahyuning akan mengangkat tema "Pengaruh Kepatuhan Internal terhadap Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih, dan Melayani di Kanwil DJKN DKI Jakarta, serta Kaitannya dengan AI dan Etika".
"Kebetulan, kampus UNJ punya kerja sama dengan UUM. Jadi ini bagian dari proses menuju doktor," ujarnya sebelum dia berangkat.
30 Tahun Mengabdi, kini kejar gelar tertinggi.
Nama Wahyuning Darwati sudah 30 tahun tercatat sebagai ASN Kementerian Keuangan. Ia pernah menjabat Kasubag SDM di Kanwil DJKN Riau, Sumatera Barat, hingga Kepulauan Riau.
Jejak pendidikannya konsisten, D3 STAN Prodi PPLN di Bintaro, S1 Ekonomi Manajemen STIE Muhammadiyah Jakarta Pusat, S2 Manajemen SDM STIE Ganesha Ciputat dengan IP 4.0, hingga kini menempuh S3 PDIM SDM di UNJ.
Di tengah kesibukan dinas dan keluarga, ia aktif sebagai pengurus GPIB - (Gerakan Pendidikan Indonesia Baru).
Komitmen pada pendidikan itulah yang membuatnya terus mengejar gelar tertinggi.
Anak Bungsu Pejuang 1945
Lahir di Tegal, 23 Juli 1976, Wahyuning adalah bungsu dari 6 bersaudara.
Ayahandanya, Soedharno SK, purnawirawan TNI AD Angkatan 1945 yang pernah berada di bawah komando Jenderal Sudirman dan Jenderal Nasution, kini disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Kota Tegal.
Saat ini ia ibu dari 4 anak, nenek dari 1 cucu, dan sang suami bertugas di Sekretariat Jenderal Kemenkeu.
Keberangkatannya ke Malaysia mendapat dukungan penuh dari rekan-rekan GPIB.
"Selamat menunaikan paparan ilmiah di UUM Malaysia, Mbak Ning. Semoga lancar, ilmunya bermanfaat, dan pulang membawa kebanggaan untuk UNJ serta GPIB," ucap ketua umu GPIB, Ir. Agung Karang.
Dikatakan Agung Karang, perjalananmu menginspirasi bahwa ternyata belajar dan mengabdi tidak mengenal batas usia.
Yang pasti, jakarta menanti kepulangannya Rabu malam dengan cerita baru tentang birokrasi yang lebih bersih, patuh, dan beretika. (redaksi)