Hari ini, Jalur Dua Arah di Jembatan I dan III Palu Mulai Dicoba
Infoaktual.id Palu ||Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) mulai melaksanakan uji coba skema arus lalu lintas baru di Jembatan I dan III, hari ini Senin, 1 Juni 2026.
Kepala Seksi Lingkungan Perhubungan Dishub Kota Palu, Yani Sofyan Tibo
Foto: diskominfosantik palu
Sebagaimana dibunyikan diskominfosantik Palu tadi malam, dan ditulis RRI.CO.ID sore tadi, uji coba ini berlaku menyusul kajian Pemkot Palu beberapa hari lalu dalam upaya mengurai arus lalu lintas Kota Palu – tengok edisi infoaktual.id 20/5/2026 berjudul Demi Pertumbuhan Ekonomi Palu Barat, Jalur Dua Arah di Jembatan I dan III Dibuka 1 Juni
Skema baru ini sebut RRI, masyarakat bisa melintas dari Jalan Pattimura melewati Jembatan I Palu menuju jalan Gajah Mada. Sementara pada Jembatan III Palu, sekarang dapat melintas mulai dari simpang tiga jalan Diponegoro dan jalan Wahid Hasyim, hingga ke jalan Kimaja.
Di hari pertama uji coba skema tersebut, sejumlah personel Dishub Kota Palu, bersama kepolisian berjaga-jaga disejumlah ruas jalan. Para personel ini ditugaskan untuk mengarahkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat atas penerapan skema baru tersebut.
Kepala Seksi Lingkungan Perhubungan Dishub Kota Palu, Yani Sofyan Tibo mengatakan, uji coba skema baru hari pertama ini berjalan lancer, serta tidak ada kepadatan yang berarti.
Dijelaskan Yani, Dishub Kota Palu akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap skema baru tersebut agar nantinya dapat berjalan efektif dalam penerapannya.
“Hari pertama ini alhamdulillah kondisi terlihat landai, kita tetap akan evaluasi bagaimana kedepannya, karena kebetulan ini memang masih pada posisi tanggal merah,” ucapnya.
Dia bilang, mayoritas masyarakat masih belum mengetahui informasi penerapan skema baru ini, sehingga masih memerlukan waktu untuk penyesuaian. Hal itu mengingat sebelumnya jembatan I maupun jembatan III masih menerapkan sistem satu arah.
“Ini kan ada perubahan pola masyarakat dari sistem satu arah kembali kita arahkan menjadi sistem dua arah, jadi memang butuh beberapa penyesuaian,” ucap Yani.
Meski begitu, melalui penyiagaan personel Dishub Kota Palu serta melibatkan pihak Kepolisian, pihaknya optimis sosialisasi skema baru ini dapat tersampaikan secara menyeluruh di masyarakat, dan pasti terus menyiagakan personel di ruas jalan tersebut, agar pelaksanaan uji coba dapat berjalan lancar.
“Kami optimis dengan teman-teman dari kepolisian insyaallah masyarakat akan segera mengetahui, dan pastinya tetap akan kami pantau terus,” ucap Yani.
Tidak Cuma itu itu, Yani juga mengimbau masyarakat Kota Palu untuk tetap memperhatikan keselamatan selama berkendara, serta mematuhi seluruh rambu lalu lintas yang telah dipasang.
Yang pasti, selama masa uji coba ini, Dishub Kota Palu menambah sejumlah rambu lalu lintas baru di sejumlah titik sesuai dengan penerapan skema baru arus lalu lintas ini.
"Kami berharap masyarakat tetap mengutamakan keselamatan, tetap mematuhi peraturan lalu lintas seperti yang telah kami tetapkan agar supaya dapat dipatuhi," terang Yani.
Sementara itu, Ariyanto Dolla warga kelurahan Besusu Barat menilai perubahan arus lalu lintas ini dapat mempermudah akses masyarakat dari Kota Palu menuju kawasan Palu Barat. Menurutnya, penerapan kembali jalur dua arah ini memiliki keuntungnan karena memudahkan mobilitas kasyarakat, khususnya yang hendak menuju kawasan Palu Barat maupun Palu Timur.
"Keuntungannya kalau kita dari arah atas ini kita lebih cepat untuk ke Palu Barat, yang tadinya kita harus mutar, ini sudah bisa langsung," ucapnya.
Meski demikian, ia menilai skema baru ini juga berpotensi memberikan efek domino, khususnya kepada para pelaku usaha di sejumlah ruas jalan tersebut. Menurutnya beberapa kawasan berpotensi mengalami peningkatan serta penurunan aktivitas ekonomi imbas dari aktivitas kendaraan yang melintas.
"Tapi untuk segi perdagangan, ini mungkin ada yang bisa ramai, toko-tokonya bisa tambah ramai, ada yang jadi sepi juga, karena ada juga jalur yang ditutup," ucap Ariyanto. (m.sidik/I ketut.w)