06 Juni 2026 | Dilihat: 41 Kali
Iran Gempur Balik Pangkalan AS di Kawasan Teluk
noeh21

infoaktual.id Teheran || 
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) umumkan pasukannya balik menggempur "pangkalan-pangkalan musuh" di kawasan Teluk. 
 
Seperti dikabarkan detiknews tadi pagi, gempuran tersebut dilancarkan setelah militer Amerika Serikat (AS) lancarkan serangan udara ke instalasi radar yang ada di pantai selatan Iran.
 
IRGC dalam pernyataannya, seperti dikutip stasiun penyiaran negara Iran, IRIB, dan dilansir AFP, Sabtu (6/6/2026), tidak menyebut secara spesifik soal lokasi pangkalan-pangkalan AS yang mereka serang.
 
Hanya disebutkan IRGC dalam pernyataannya, yang juga dilaporkan kantor berita Tasnim, bahwa serangan itu merespons agresi militer AS terhadap kota Sirik dan Pulau Qeshm di tepi Selat Hormuz.
 
Menyusul invasi militer AS yang membunuh anak-anak, dan bertindak seperti teroris ke Sirik dan Pulau Qeshm, pangkalan-pangkalan musuh di kawasan tersebut dihantam oleh sejumlah rudal udara," sebut IRGC dalam pernyataannya.
 
Laporan koresponden-koresponden AFP menyebutkan rentetan ledakan terdengar pada Sabtu (6/6) pagi di wilayah Kuwait dan Bahrain, setelah AS mengumumkan serangan terbaru terhadap Iran.
 
Militer Kuwait, dalam pernyataannya, mengatakan pasukannya merespons gempuran rudal dan drone "musuh" pada Sabtu (6/6) pagi. 
 
Sementara otoritas Bahrain mengatakan via media sosial bahwa sirene peringatan serangan udara telah diaktifkan dan warga diimbau mencari perlindungan.
 
Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau kerusakan akibat gempuran-gempuran dikedua negara Teluk yang menampung aset militer AS tersebut.
 
Serangan Iran itu diumumkan setelah Komando Pusat AS atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, mengumumkan bahwa pasukannya menyerang situs radar pengintaian pantai milik Iran di kota Goruk, Pulau Qeshm.
 
CENTCOM mengatakan serangan terhadap instalasi radar Iran itu dilancarkan setelah pasukan AS menembak jatuh empat drone serang satu arah yang diluncurkan Teheran ke Selat Hormuz.
 
"Drone-drone serang itu menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim regional," kata CENTCOM dalam pernyataannya.
 
Disebutkan CENTCOM, serangan AS terhadap instalasi radar Iran itu bertujuan "mencegah gempuran lebih lanjut". (nvc/idh)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963