03 Juni 2026 | Dilihat: 76 Kali
Presiden Prabowo Copot Kepala BGN, Penggantinya Wanita Mantan Wartawan
noeh21
Nanik S Deyang. Foto: suara.com

Infoaktual.id Jakarta || Presiden Prabowo mencopot kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Penggantinya, wanita mantan Wartawan, sekaligus wakil kepala BGN, Nanik S Deyang, tulis news indonesia tadi malam, Selasa 2 Juni 2026.

"Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (02/06) malam.
 

Selain Dadan, dua wakil kepala BGN juga dicopot. Mereka adalah Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung. Keduanya dikantikan oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.  

Agustina menjabat sebagai wakil kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dia dilantik Presiden Prabowo untuk posisi itu pada 19 Februari 2025 lalu.

Sementara Mayjen TNI Trenggono duduki jabatan sebagai wakil direktur utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Dia adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang masih aktif. Menariknya, tiga pejabat BGN yang baru itu tidak satu pun berprofesi sebagai ahli gizi.
 

Mengapa Dadan Hindayana dicopot?

Dalam jumpa pers, Mensesneg Prasetyo Hadi memaparkan alasan Presiden Prabowo mencopot Dadan Hindayana. Dia bilang,  banyak catatan dalam monitoring dan evaluasi selama 1,5 tahun yang menjadi dasar pertimbangan Presiden,


"Jadi ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," papar Prasetyo.

Berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), sejak awal 2025 hingga April 2026 tercatat sedikitnya 33.626 pelajar sempat mengalami keracunan yang diduga dari MBG.

Terus, guru besar teknologi pangan dan hasil pertanian UGM, Profesor Sri Raharjo, menyatakan kasus keracunan MBG nyaris terjadi setiap bulan, dengan melihat data selama 2025. Ini menunjukkan bahwa sejak awal implementasi, program tersebut sudah menghadapi persoalan serius terkait kesiapan.

"Hanya mungkin satu dua bulan saja yang tidak ada laporan. Selebihnya hampir setiap bulan ada, dengan jumlah kasus yang fluktuatif," ujarnya, April lalu.
 

Siapa Dadan Hindayana?

Dadan Hindayana dilantik sebagai kepala BGN oleh Presiden ke-7, Joko Widodo, pada 19 Agustus 2024. Dia dipercaya Jokowi mengepalai badan yang bakal mengurusi program makan bergizi gratis pemerintahan Prabowo-Gibran.


Dikutip dari situs BGN, Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat pada 1967. Dia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1990 sebagai lulusan terbaik Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan.

Gelar doktor, ia raih dari Universitas Gottfried Wilhelm Leibniz Hannover, Jerman, dalam bidang Entomologi Terapan tahun1997–2000. Dan sejak 1992, Dadan mengabdi sebagai Dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan dikukuhkan sebagai Lektor.
 

Siapa Nanik S Deyang?

Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S Deyang lahir 3 Januari 1968. Sebagaimana diurai di depan, Nanik adalah seorang mantan wartawati dan politikus. Dikutip dari situs BGN, Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur.


Nanik memulai karier sebagai jurnalis dari Tabloid Bangkit. Pada 17 September 2025, dia diangkat menjadi Wakil Kepala BGN, sekaligus diberhentikan dari jabatan Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. (*)

 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963