09 Juli 2022 | Dilihat: 75 Kali
Putin Tantang Negara Barat Kalahkan Rusia Di Medan Perang
noeh21

infoaktual.id Jakarta | Tantangan keras disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin ke negara-negara barat.  Putin menantang negara Barat untuk mengalahkan Rusia di “medan perang”.

Pernyataan itu disampaikan dalam salah satu pidato paling kerasnya sejak dia mengirim pasukan ke Ukraina, Kamis (7/7) waktu setempat, seperti dilansir dari AFP, Jumat (8/7/2022).

Putin mengatakan intervensi Moskow di Ukraina, menandai pergeseran ke dunia “multi-kutub”. Putin juga mengecam 'liberalisme totaliter' yang disebut berusaha diterapkan Barat di seluruh dunia.

"Hari ini kami mendengar mereka ingin mengalahkan kita di medan perang. Nah, apa yang bisa anda katakan di sini? Biarkan mereka mencoba," kata Putin kepada para anggota parlemen senior Rusia, hari ke-134 invasi Rusia di Ukraina.

Putin menuduh 'Barat kolektif' melancarkan 'perang' di Ukraina, dan mengatakan intervensi Rusia di negara pro-Barat itu menandai awal dari pergeseran ke 'dunia multi-kutub'.Proses ini tidak bisa dihentikan," tambahnya.


Dia juga peringatkan Ukraina dan sekutu Baratnya bahwa Moskow bahkan belum memulai kampanye militernya di Ukraina 'dengan sungguh-sungguh'.

"Semua orang harus tahu, kita belum memulai dengan sungguh-sungguh. Pada saat yang sama kami tidak menolak untuk mengadakan negosiasi damai,”imbuhnya.


Dikatakan, tetapi mereka yang menolak harus tahu bahwa akan lebih sulit untuk mencapai kesepakatan dengan kami pada tahap selanjutnya.
 
Disebutkan pula, sebagian besar negara tidak ingin mengikuti model 'liberalisme totaliter' Barat dan 'standar ganda munafik'.

"Orang-orang di sebagian besar negara, tidak menginginkan kehidupan dan masa depan seperti itu. Mereka hanya lelah berlutut, mempermalukan diri mereka sendiri di depan orang-orang yang menganggap diri mereka luar biasa,"cetusnya.

Sebelumnya, Putin menyampaikan selamat, dan melontarkan pujian untuk pasukan Moskow yang berhasil menguasai sepenuhnya wilayah Luhansk di Ukraina bagian timur. Bahkan menyebut pasukan Rusia telah 'mencapai kemenangan' di wilayah Luhansk.

Seperti dilansir CNN dan kantor berita Rusia, TASS, 5/7, Putin menyelamati militer Rusia dan pasukan Republik Rakyat Luhansk (LPR) – otoritas separatis pro-Rusia di Luhansk – atas apa yang disebut sebagai 'pembebasan' wilayah Luhansk.


Dia berterima kasih, dan berharap kesuksesan dalam operasi lebih lanjut. Putin mengatakan selamat dan terima kasih kepada para prajurit korps Milisi Rakyat LPR.

Dia juga mengetahui bahwa mereka bertindak secara aktif dan benar, menunjukkan keberanian dan heroisme dalam arti langsung.

Mereka menunjukkan heroisme ketika membebaskan tanah air mereka," ucap Putin dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, Senin 4/7 waktu setempat.

"Saya mengucapkan selamat kepada anda semua, dan mengharapkan kesuksesan lebih lanjut. Terima kasih!" imbuh Putin. 
Putin mengatakan, setiap personel militer yang berkontribusi dalam pertempuran di Luhansk akan diberi penghargaan untuk 'keberanian' mereka.

"Saya meminta mengajukan penghargaan kepada seluruh prajurit yang menonjol selama aksi militer ini. Berdasarkan laporan harian anda, saya mengetahui militer Rusia memiliki banyak prajurit berani dan profesional seperti ini. berani dengan cara yang baik,”cetusnya

Ditambahkan, semuanya, seharusnya diberi penghargaan negara yang pantas. Putin lantas meminta unit-unit militer Rusia lainnya di Ukraina untuk menjalankan tugas sesuai rencana.

"Unit-unit militer lainnya, termasuk kelompok militer Timur dan Barat, mereka harus memenuhi tugas sesuai rencana yang disarankan sebelumnya. Saya harap semuanya berhasil seperti yang terjadi di area itu, Luhansk," ujar putin. (detiknews/atiainfo)



 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : BCA 7920973498