Soal AA Dibantu Kapolri, Kapolda Sulteng Pastikan Netral, Publik : DARI INTELIJEN ORDAL ITU, MANA BERANI WARGA MEMFITNAH POLRI
Infoaktual.id Palu | Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Dr Agus Nugroho SIK SH MH, kembali mamastikan Polri Netral dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.
Hal tersebut diungkapkan kapolda Agus lewat rilis Bidhumas Polda yang dikirim Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, AKPB Sugeng Lestari ke Media ini via Whatsapp (WA), hari ini Kamis 21/11/2024, menyusul Viral postingan surat terbuka akun Facebooh (FB) Firman Namrif, pada Rabu 20/11/2024.
SCREENSHOT SURAT TERBUKA FIRMAN NAMRIF DI FB
Postingan surat terbuka Fiman di beranda FB Grup Susupo Sulteng tersebut lantas diblow up Media Online Harian Terbit Jakarta, dengan judul Gaduh Pilkada Sulteng, Ahmad Ali (AA) Dibantu Kapolri Lestyo Sigit Raup Suara.
Dalam surat terbukanya tulis harian terbit, Firman mengatakan Polisi mencoreng kepercayaan rakyat dengan tidak menjaga netralitas dalam momen Pilkada 2024 ini, utamanya di Sulteng.
Diberitakan harian online itu, dengan berani Firman bilang Kapolri mengganti Wakapolda Sulteng Kombes Helmi Kwarta hanya untuk memenangkan Ahmad Ali di Pilkada.
“Pergantian Wakapolda Sulteng yang begitu cepat ternyata ada udang di balik batu. Bapak Kapolri ternyata memerintahkan Kombes Helmi Kwarta hanya untuk memenangkan Paslon Beramal nomor urut 1,” tulis Firman di beranda FB Susupo Sulteng itu.
Terhadap polemik Firman dan berita harian terbit, dalam rilis Bidhumas Polda, Kapolda Sulteng lantas menjawab bahwa disetiap waktu dan kesempatan, acara dimanapun dan kapanpun terkait pelaksanaan Pilkada 2024, Netralitas Polri selalu ia sampaikan.
Terlebih kepada seluruh jajarannya atau saat memimpin apel jam pimpinan tambah Bidhumas dalam rilisnya, Gelar Operasional dan kunjungan kerjanya disetiap Polres, Netralitas Polri selalu disampaikan agar Pilkada dapat berlangsung aman, damai dan kondusif.
“Saya kembali tegaskan bahwa Polri Akan Selalu Netral dalam kehidupan berpolitik, terlebih disaat Polri diberikan kepercayaan untuk mengamankan agenda Pilkada Serentak 2024,” kata Kapolda Irjen Agus Nugroho di Palu, Kamis 21/11/2024.
SURAT TERBUKA FIRMAN DIKLAIM HOAX OLEH POLDA SULTENG
Ditegaskan Kapolda, apabila ada oknum atau pihak yang menyebut Polri atau Polda Sulteng tidak Netral, dan memihak atau ingin memenangkan salah satu paslon, saya pastikan itu fitnah, dan informasi tidak benar atau Hoax.
Selain nyatakan ocehan Firman itu hoax, Polda Sultng juga sebut dasar hukum Netralitas Polri pun sudah termaktub dalm Tap MPR RI Nomor 7/MPR/2000 tentang peran TNI Polri, dan UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Polri, yang intinya Polri bersikap netral dalam kehidupan politik, dan tidak melibatkan diri dalam politik praktis.
“Anggota Polri tidak menggunakan hak memilih dan dipilih. Terhadap anggota Polri yang diketahui tidak Netral selama pelaksanaan Pilkada 2024, kami akan bertindak tegas melakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Bisa diproses sesuai aturan disiplin, kode etik profesi dan proses secara pidana,” pungkas Kapolda Agus.
Menyikapi penegasan Kapolda, publik disalah satu WA Grup banyak yang bunyi tidak percaya. “Jawaban normatif itu, setiap ada masalah pastilah begini jawaban Polisi,” komen seorang Ex Legislator DPRD Sulteng disebuah WA Grup yang namanya tak sedia dipublis.
Betul betul timpal yang lain, info ini tak mungkin Hoax. “Tidak mungkin dari orang luar. Mana berani WARGA memfitnah POLRI. Itu artinya dari intelijen ORDAL (orang dalam, red), “ sambung seorang ibu yang juga namanya keberatan disebut.
Apapun itu, yang pasti disurat terbuka Firman itu demikian lantang menyebut Kapolda Irjen Agus Nugroho sudah memerintahkan Karo Bimas, Sirajuddin Ramli untuk membantu Ahmad Ali dalam menghimpu lebih banyak lagi dukungan dari rakyat.
“Kami ingatkan kepada Kapolda Sulteng, anda telah memerintahkan kepada semua kasat intel di Polres-polres untuk membantu Paslon Beramal (AA, red),” sebut akun Firman seperti diberitakan harian terbit.
Tidak cuma itu, media online ini pula menulis pernyataan Firman yang gaduh bahwa jika AA berhasil memenangkn Pilkada, maka tambang nikel milinya sudah disiapkan untuk Listyo Sigit dan rekan-rekannya di Mabes Polri. (tim)