Kepada BKO Divhumas Polri dan Humas OPS Madago Raya : Kemenag Poso Nyatakan Simpatisan Teroris Kembali Diserukan Supaya Syiarkan Islam Rahmatan Lil Alamin
Kementerian Agama Islam Poso, Drs. Makmur/BKO Divhumas Polri dan Humas OPS Madago Raya
Poso | infoaktual.id | Sejumlah pejabat daerah di Poso,antara lain tokoh agama, pemuka masyarakat terus serukan simpatisan dan DPO teroris supaya mensyiarkan Islam yang rahmatan lill allamin. Kali ini seruan datang dari kementrian Agama Islam Kabupaten Poso. Dia adalah Kementrian Agama (Kemenag) Poso Drs. Makmur H.M Arief, M.Pdi.
Dirilis oleh penmas Polda Sulteng, hal itu diungkapkan Makmur ketika wakasatgas humas OPS Madago Raya sekaligus BKO divhumas Polri, Akbp Bronto Budiyono, didampingi Kasihumas Polres Poso, selaku Kasubsatgas PID Satgas Humas Ops Madago Raya, Iptu Basirun melakukan silaturahmi di kantor kementrian Agama Poso, Rabu (4/8/2021).
Kepada AKBP Broto dan Iptu Basiru yang juga diliput sejumlah awak, Drs. Makmur H.M Arief membenarkan pihaknya telah kembali menyerukan Masyarakat Poso, khususnya simpatisan teroris Poso untuk bergerak bersama dalam mensyiarkan Islam yang rahmatan lill allamin.
Mensyiarkan Islam dengan semua orang hidup berdampingan, satu catatan yang pasti bahwa nyawa dan ruh yang melekat pada setiap insan manusia adalah titipan Allah SWT, titipan Tuhan yang tidak boleh seorangpun menghakimi , apalagi atau membunuh dengan alasan apapun,karenan itu melanggar perikemanusiaan.
“Maka dengan itu, saudara kami untama muslim untuk bisa berlega hati mengiklaskan diri, serta bisa menyerahkan diri dengan catatan tidak ada masalah tanpa ada solusinya,” harap Makmur HM. Arief.
Oleh karena itulanjut dia, pihaknya sudah himbau DPO yang masih berada dipelariannyadi pegunungan Poso pesisir bersaudara, lore bersaudara untuk segera menyerahkan diri, dengan senang hati, dengan hati yang tulus, dan istiqomah.
“Mari kita menyatukan hati bahwa kita ini bersaudara, tidak perlu berpecah hati, hentikan permusuhan, apalagi menyimpan dendam di Bumi Posoyang samkita saying ini,” ujar Makmur kembalimenyerukan.
Ditambahkan, sekali lagi kami menghimbau dengan hati yang mulia, untuk kita hidup bersama berdampingan karena kita semua dijaminkan oleh hukum, maka dari itu warga yang patuh hukum, InsyaAllah akan damai di negerinya sendiri,insya Allah.
“Semoga himbauan tambahn ini kita dindahklan bersam, terlebih para saudara kita terduga simpatisan dan kelompok DPO yang menurut keyakinannya, perjuangan mereka itu merupakan jihad, adalah salah. Sesungguhnya ada perjuangan jihad yang lebih besar Brkah, yaitu berjuang untuk persoalan kemanusiaan supaya Poso damai, aman lahir bathin dan sejahtera,” pungkas Makmur HM. Airef. (penmas Polda sulteng/din)