10 Februari 2022 | Dilihat: 1248 Kali
Lagi, Ini Borok Berikutnya Ditinggal Kapolres Tolitoli : BARANG BUKTI BATU TEMBAGA RAIB, LSM DESAK PERIKSA AKBP BUDHI
noeh21


Tolitoli, Sulteng | infoaktual.id | Belum tuntas pengejaran SP3 dan SP3D “menjijika” pada kasus penyerobotan lahan, dan proses saling-silang dugaan melawan pasal 27-28 ITE serta UU dan PP hingga menguras APBD tak sedikit secara illegal oleh mantan Bupati Alex Bantilan, Kapolres Tolitoli, AKBP Budhi Batara kembali tuai borok.
 

Borok Kapolres Budhi kali ini ialah terkait raibnya barang bukti batu tembaga, hingga membuat sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menamakan diri Aliansi Lembaga Masyarakat Bersatu (Alam-Bersatu) lakukan aksi damai di Mapolres tolitoli, Kamis 10 pebruari2022.

Kedatangan mereka guna meminta tanggung jawaban polres yang dinakodai AKBP Budhi Batara atas hilangnya barang bukti batu tembaga dimaksud yang ditemukan polsek Lampasio pada November 2021 lalu, demikian tulis 50detik.com hari ini.

Barang  bukti tersebut papar Media Online itu, berupa batuan yang mengandung tembaga sekitar 8 ton yang dititip di polsek lampasio, sekitar 10Km arah selatan Polres Tolitoli ini ternyata hilang.

Belakangan diketahui, ternyata barang bukti itu telah diangkut dan disimpan disalah satu tempat di desa Ginunggung kecamatan Galang, 8 Km arah utara kota Tolitoli, padahal sejatinya sebagai barang bukti semestinya diamankan di mapolsek atau mapolres.

Raibnya barang bukti ini terang 50detik.com, membuat sejumlah LSM tolitoli melakukan aksi protes atas sikap Kapolres AKBP Budi Batara,SH.MH sebagai penanggung jawab, dimana  tindakan ini merupakan perbuatan yang sangat mencoreng muka institusi Polri.

Dalam catatan kita, ini adalah borok kesekian setelah sebelumnya dugaan kasus pidana umum dan khusus Bupati Non aktif Alex Bantilan yang menimpa pemred infoaktual.id, Hasanudin yang diduga dinakali AKBP Budhi selama 11 bulan itu.

“Preseden buruk yang diduga dilakukan oknum polisi yang juga sebagai Kapolres Tolitoli, AKBP Budi Batara SH,MH,” lansir 50detik.com.

Ditambahkan, perilaku tersebut tidak sejalan dengan apa yang saat ini tengah dilakukan oleh institusi kepolisian, yaitu melakukan program reformasi internal Polri dalam memperbaiki diri dengan slogan presisi, perubahan

Terhadap dugaan perilaku buruk Polres Tolitoli tersebut, aksi Alam Bersatu pagi tadi itu menyatakan empat sikap dan tuntutannya, antara lain mendesak Kapolda sulteng supaya memeriksa dan menindak kapolres AKBP Budi Batara SH MH.

Selain itu, LSM itu juga mendesak kapolri jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membatalkan jabatan yang baru AKBP BUDI BATARA SH MH sebagai wakil direktur pengamanan objek vital di polda sulteng.

Berikutnya, meminta Polres Tolitoli agar kedepan tidak ada lagi peristiwa serupa yang berdampak pada hilangnya kepercayaan masyarat terhadap Polri,  khususnya yang Polres di Kabupaten tolitoli.

“Kami dari Aliansi Lembaga Masyarakat Bersatu akan memantau proses penindakan yang akan dilakukan kapolda sulteng terhadap kapolres tolitoli AKBP Budhi Batra,SH.MH yang akan menempati jabatan baru itu,” pungkas tuntuan LSM itu.  

Usai menerima empat tuntutan pengunjuk rasa, waka Polres, Kompol F Tarigan SH mengatakan akan melanjutkan ke pada pimpinan. ”kami terima tuntutan ini dan akan melanjutkan ke pimpinan, dan tidak ada seorang pun yang kebal hukum,” tegas Kompol F Tarigan kepada pengunjung rasa, depan mapolres. (m.rumi/tia)

 

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

Jalan Anoa No 27 Palu  0822-960-501-77
E-Mail : Infoaktual17@yahoo.com
Rek : mandiri 1510005409963